Showing posts with label Sketsa Kenangan. Show all posts
Showing posts with label Sketsa Kenangan. Show all posts

Wednesday, April 27, 2011

Digoreng dengan pasir: lima perak sebungkus

SETIAP HARI  Athaya berbekal uang 2000 rupiah. Selalu saya beri, walau pun dia saya bekali juga kue dan teh manis, atau kadang bahkan nasi dan lauk seadanya. Sebabnya karena dia selalu ingin mengunyah. Mungkin terdorong tuntutan tumbuh anak kelas satu SD. Supaya agak aman, saya selalu pesan wanti-wanti: Abang jajan di kantin ya. Jangan di  luar pagar sekolah. Tapi karena biasanya jajanan luar pagar selalu lebih menarik, saya putuskan untuk melihat, ada apa saja yang dijajakan. Supaya bisa memberi peringatan dengan akurat.